Jumat, 09 Desember 2011

kondisi Ekspor dan impor indonesia


                       Pengutamaan Ekspor bagi Indonesia sudah digalakkan sejak tahun 1983.Sejak saat itu,ekspor menjadi perhatian dalam memacu pertumbuhan ekonomi seiring dengan berubahnya strategi industrialisasi-dari penekanan pada industri substitusi impor ke industri promosi ekspor.Konsumen dalam negeri membeli barang impor atau konsumen luar negeri membeli barang domestik,menjadi sesuatu yang sangat lazim.Persaingan sangat tajam antarberbagai produk.Selain harga,kualitas atau mutu barang menjadi faktor penentu daya saing suatu produk.
Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia Januari-Oktober 2008 mencapai USD118,43 miliar atau meningkat 26,92 persen dibanding periode yang sama tahun 2007, sementara ekspor nonmigas mencapai USD92,26 miliar atau meningkat 21,63 persen. Sementara itu menurut sektor, ekspor hasil pertanian, industri, serta hasil tambang dan lainnya pada periode tersebut meningkat masing-masing 34,65 persen, 21,04 persen, dan 21,57 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Adapun selama periode ini pula, ekspor dari 10 golongan barang memberikan kontribusi 58,8 persen terhadap total ekspor nonmigas. Kesepuluh golongan tersebut adalah, lemak dan minyak hewan nabati, bahan bakar mineral, mesin atau peralatan listrik, karet dan barang dari karet, mesin-mesin atau pesawat mekanik. Kemudian ada pula bijih, kerak, dan abu logam, kertas atau karton, pakaian jadi bukan rajutan, kayu dan barang dari kayu, serta timah.
Selama periode Januari-Oktober 2008, ekspor dari 10 golongan barang tersebut memberikan kontribusi sebesar 58,80 persen terhadap total ekspor nonmigas. Dari sisi pertumbuhan, ekspor 10 golongan barang tersebut meningkat 27,71 persen terhadap periode yang sama tahun 2007. Sementara itu, peranan ekspor nonmigas di luar 10 golongan barang pada Januari-Oktober 2008 sebesar 41,20 persen.
Keadaan impor di Indonesia tak selamanya dinilai bagus, sebab menurut golongan penggunaan barang, peranan impor untuk barang konsumsi dan bahan baku/penolong selama Oktober 2008 mengalami penurunan dibanding bulan sebelumnya yaitu masing-masing dari 6,77 persen dan 75,65 persen menjadi 5,99 persen dan 74,89 persen. Sedangkan peranan impor barang modal meningkat dari 17,58 persen menjadi 19,12 persen.
Selain itu, tiga golongan barang berikut diimpor dengan peranan di bawah tiga persen yaitu pupuk sebesar 2,43 persen, serealia sebesar 2,39 persen, dan kapas sebesar 1,98 persen. Peranan impor sepuluh golongan barang utama mencapai 67,70 persen dari total impor nonmigas dan 50,76 persen dari total impor keseluruhan.
Data terakhir menunjukkan bahwa selama Oktober 2008 nilai impor nonmigas Kawasan Berikat (KB/kawasan bebas bea) adalah sebesar USD1,78 miliar. Angka tersebut mengalami defisit sebesar USD9,3 juta atau 0,52 persen dibanding September 2008.
Sementara itu, dari total nilai impor nonmigas Indonesia selama periode tersebut sebesar USD64,62 miliar atau 76,85 persen berasal dari 12 negara utama, yaitu China sebesar USD12,86 miliar atau 15,30 persen, diikuti Jepang sebesar USD12,13 miliar (14,43 persen). Berikutnya Singapura berperan 11,29 persen, Amerika Serikat (7,93 persen), Thailand (6,51 persen), Korea Selatan (4,97 persen), Malaysia (4,05 persen), Australia (4,03 persen), Jerman (3,19 persen), Taiwan (2,83 persen), Prancis (1,22 persen), dan Inggris (1,10 persen). Sedangkan impor Indonesia dari ASEAN mencapai 23,22 persen dan dari Uni Eropa 10,37 persen.






















Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Sektor Pariwisata


                  Dunia pariwisata Indonesia disibukkan dengan terpilihnya Pulau Komodo sebagai salah satu peserta tujuh keajaiban dunia atau New7 Wonders (N7W) lembaga internasional yang bermarkas di Zurich, Swiss. N7W mengumumkan peresmian kampanye, pada tahap awal terpilih tiga destinasi wisata di Indonesia untuk masuk nominasi yaitu Taman Nasional Komodo (TNK), Danau Toba, dan Anak Gunung Krakatau bersama-sama dengan 440 nominasi dari 220 negara. Pemerintah Indonesia pun merespon kesempatan emas tersebut dengan mendaftar sebagai Official Supporting Committee (OSC) dan membayar biaya administrasi masing-masing destinasi US$ 199. Pada Agustus 2008, Kemenbudpar menjadi OSC/Lead Agency untuk mendukung TNK sebagai salah satu dari 7 keajaiban alam baru yang pemilihannya dilakukan melalui online voting. Tak pelak lagi, dunia pariwisata Indonesia mulai menerima manfaatnya. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah turis yang datang pada September lalu mencapai 16,01% menjadi 650.100 orang. Bila dibandingkan Agustus 2011, jumlah turis pada September juga lebih besar. Angkanya naik sebesar 4,67%. Di NTT tercatat, hingga Agustus 2011 kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 32.354 orang, sedangkan wisatawan nusantara 4.145 orang. Jumlah itu meningkat dibandingkan 2010 yang hanya 3.531 wisatawan mancanegara dan 1.452 wisatawan nusantara. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memastikan jumlah transaksi wisatawan dalam negeri tahun ini akan melampaui Rp154 triliun. Kondisi itu melihat tren rata-rata perjalanan wisatawan nusantara pada awal 2011. Jumlah yang cukup fantastis untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Momentum ini tentunya mendatangkan banyak manfaat bagi daerah, khususnya di NTT. Promosi daerah setempat dan dampak perputaran uang yang makin besar beredar di wilayah itu akan langsung meningkatkan pendapatan masyarakat setempat. Dilain pihak, meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia untuk berwisata dalam negeri juga perlu digalakkan kembali. Harapannya, dunia priwisata di Indonesia ke depan bisa menjadi lokomotif penggerak perekonomian nasional terutama perekonomian daerah-daerah tertinggal yang kaya akan potensi pariwisata, seni dan budaya .

Vonis atas Mindo Rosalina Manulang


Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menjatuhkan vonis dua tahun enam bulan kepada Mindo Rosalina Manulang, salah seorang terdakwa dalam kasus suap pembangunan wisma atlet SEA Games. "Menyatakan terdakwa bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama," Ketua Majelis Hakim, Suwidya menjatuhkan pidana penjara selama dua tahun enam bulan denda Rp200 juta dan subsider selama enam bulan seperti yang dilaporkan wartawan BBC Andreas Nugroho di Jakarta, vonis ini lebih rendah dari tuntutan Jaksa penuntut umum yang meminta hakim menjatuhkan vonis 4 tahun penjara Majelis Hakim menilai ada banyak hal yang memberatkan, antara lain terdakwa telah memberikan peluang bagi penyelenggara negara untuk berbuat korupsi. Dalam sidang, hakim juga menyebutkan terdakwa terbukti memberikan cek sebanyak 3 lembar kepada Sesmenpora senilai Rp3,2 miliar dan empat lembar cek senilai Rp4,3 miliar kepada M Nazarudin, tersangka lain dalam kasus ini.  terdakwa bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama Suwidya Mindo Rosalina Manulang merupakan Direktur Pemasaran PT Anak Negeri dan dinyatakan terlibat dalam kasus suap pembangunan wisma atlet SEA Games di Palembang bersama Wafid Muharam, mantan Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga, serta Manajer Pemasaran PT Duta Graha Indah, Mohamad El Idris.Kasus suap pembangunan wisma atlet SEA Games ini juga membawa mantan bendahara Partai Demokrat, Nazaruddin, sebagai atasan Rosalina yang memberi perintah untuk membantu PT DGI dalam mendapatkan proyek di Menpora. Rosa kemudian memperkenalkan Mohamad El Idris kepada Wafid Muharam vonis atas Rosalina Manulang ini merupakan yang pertama dalam kasus pembangunan wisma atlet SEA Games, yang sudah menetapkan empat tersangka Sementara itu dalam sidang berikutnya, majelis hakim menjatuhkan vonis dua tahun penjara kepada Mohamad El Idris dan denda Rp200 juta. Vonis ini lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum yang meminta hakim menjatuhkan vonis 3.5 tahun penjara. Terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan memberikan sesuatu kepada pegawai negeri dan penyelenggara negara," seperti disampaikan Ketua Majelis Hakim, Suwidya. atas keputusan tersebut, Mohamad El Idris menyatakan pikir-pikir atas keputusan tersebut.

vonis Nazarudin


Perkara suap wisma atlet memasuki babak baru. Dua terdakwa dinyatakan bersalah karena memberikan suap kepada penyelenggara negara. Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menjatuhkan vonis masing-masing selama 2,5 tahun dan 2 tahun penjara bagi Mindo Rosalina Manulang dan Mohammad El Idris Mengadili, menyatakan terdakwa bersalah melakukan tindak pidana korupsi," kata Ketua Majelis Hakim Suwidya, saat membacakan putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Rabu 21 September 2011. vonis majelis hakim jauh lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum. Sebelumnya, jaksa menuntut hakim agar menjatuhkan vonis empat tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider 6 bulan kurungan kepada Rosa. Jaksa juga meminta agar hakim menjatuhkan vonis 3,5 tahun penjara, dan denda Rp150 juta subsider 4 bulan kurungan.
Keduanya dinyatakan bersalah karena menyuap Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Wafid Muharram, anggota DPR Muhammad Nazaruddin, dan Ketua Komite Wisma Altet Rizal Abdullah. Suap diberikan terkait wewenang dan jabatannya agar mengikutsertakan PT DGI sebagai pelaksana dalam proyek pembangunan wisma atlet, dan gedung serbaguna Provinsi Sumsel.
Dalam putusannya, hakim menyatakan Rosa bersama El Idris memberikan 3 lembar cek senilai Rp3,2 miliar kepada Sesmenpora Wafid Muharam untuk mengikutsertakan PT Duta Graha Indah (DGI) sebagai pelaksana dalam proyek pembangunan wisma atlet dan gedung serbaguna Provinsi Sumatera Selatan.
Selain itu Rosa bersama Idris juga terbukti melakukan kesepakatan mengenai adanya komitmen fee sebesar 14 persen kepada anggota DPR Muhammad Nazaruddin dalam bentuk pemberian 4 lembar cek BCA senilai Rp4,3 miliar atas ditetapkannya PT DGI sebagai pelaksana proyek pembangunan wisma atlet di Palembang.

Minggu, 27 November 2011

TUGAS MINGGU 10

NAMA :  FAZAR TRANGGONO( 22211753)
              ANISSA AFRENTY
              DESI FARADINA
              NOVI ALVIONITA
              WIDYAWATI
              
KELAS : 1EB20
TUGAS MINGGU-10
1.  1. Sebutkan dan jelaskan metode pendekatan sumber daya manusia ?
Jawab : metode pendekatan sumber daya manusia meliputi :
A.   Pendekatan Mekanis
  • Mekanisasi (otomatisasi) : mengganti tenaga kerja manusia dengan mesin
  • Pertimbangannya : ekonomis, kemanusiaan, efektif dan kemampuan lebih besar dan lebih baik
  • Keuntungannya : pekerja semakin terampil dan efektifitas semakin besar
  • Kelemahannya : pekerjaan membosankan para pekerja, mematikan kreatifitas dan kebanggaan mereka akan pekerjaannya
Masalah yang timbul karena pendekatan mekanis :
  1. Pengangguran tekhnologis
  2. Keamananan Ekonomis
  3. Organisasi buruh/serikat kerja
  4. Kebanggaan dalam pekerjaannya
B.   Pendekaatan Maternalis
  • Dalam memberikan pengarahan kepada bawahannya manajer bertindak seperti bapak kepada anaknya
  • Bawahan diperlakukan dengan baik, fasilitas diberikan, bawahan dianggap sebagai anaknya
  • Akibat buruk : Karyawan menjadi manja dan malas sehingga produktifitas menurun
C.   Pendekatan Sistem Sosial
  • Memandang bahwa organisasi adalah suatu sistem yang kompleks yang beroperasi dalam lingkungan komplek
  • Manajer mengakui dan menyadari bahwa tujuan organisasi baru akan tercapai jika terbina kerjasama yang harmonis antar semua karyawan, bawahan dan atasan serta terjadinya interaksi yang baik
  • Setiap karyawan betapapun rendah kedudukannya harus mendapatkan penghargaan yang baik agar tujuan organisasi tercapai
  • Untuk mencapai tujuan yang optimal, hendaknya manajer menyadari bahwa ia membutuhkan bantuan, loyalitas dan berpatisipasi dari bawahannya.
  • Sebaliknya karyawan harus menyadari bahwa kebutuhannya akan dapat terpenuhi jika organisasi mendapat keuntungan

2.   2.Untuk apa organisasi membuat rancangan kompensasi bagi karyawannya ?
Jawab :  Kompensasi merupakan segala sesuatu yang diterima karyawan sebagai pengganti kontribusi jasa mereka pada perusahaan. Dan organisasi membuat rancangan kompensasi  dengan tujuan untuk  memberikan rangsangan dan motivasi kepada tenaga kerja untuk meningkatkan prestasi kerja, serta efisiensi dan efektivitas produksi. Oleh karena itu, bila kompensasi diberikan secara benar,
3. 
     3,Apa perbedaan analisis beban kerja dan analisis tenaga kerja ?
Jawab : analisa beban kerja merupakan analisa yang menekankan pada bagaimana suatu pekerjaan akan dilakukan dan kemampuan untuk mengantisipasi munculnya  suatu pekerjaan baru dimasa mendatang.  Dalam analis beban kerja diperlukan hal-hal sebagai berikut:
  1. Hasil analisis jabatan yang berupa informasi jabatan.
  2. Menetapkan jumlah jam kerja per hari.
  3. Adanya satuan hasil.
  4. Waktu penyelesaian dari tugas-tugas/produk.
  5. Adanya standar waktu kerja.
  6. Adanya beban kerja yang akan diukur.
  7. Perhitungan jumlah pegawai yang dibutuhkan.
Sedangkan analisis tenaga kerja adalah penilaian terhadap tenaga kerja yang ada dalam suatu departemen dan yang pindah ke dalam, melalui atau keluar dari departemen tersebut . analisis tenaga kerja meliputi jumlah tenaga kerja ,komposisi tenaga kerja,dan kualitas tenaga kerja.

4.   4.Apa yang akan dilakukan karyawan jika terjadi ketidaksepakatan dengan perusahaan tempat mereka bekerja ?
Jawab : biasanya para karyawan akan melakukan unjuk rasa (demo) dan hal itu bisa terjadi karena Tuntutan serikat pekerja terhadap peningkatan kesejahteraan, seperti gaji dan berbagai fasilitas lainnya yang menjadi haknya memang wajar, asal dijalankan secara proporsional. Kadang-kadang, manajemen perusahaan kurang menanggapi permintaan serikat pekerja tersebut. Alasan manajemen perusahaan adalah kinerja perusahaan sedang mengalami penurunan sebagai akibat dampak krisis finansial global yang tak kunjung berakhir. Manajemen perlu mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menghindari terjadinya unjuk rasa pekerja yang tidak perlu. Apabila suatu perusahaan sering terjadi unjuk rasa, mka dipastikan suasana kerja menjadi tidak kondusif bahkan dapat mengganggu operasional perusahaan. Apabila masing-masing pihak tidak mau bermusyawarah untuk mencari solusi terbaik, maka sulit untuk terjadi kesepakatan yang saling menguntungkan kedua belah pihak.
5.     
      5.Sebutkan hubungan yang mengatur antara tenaga kerja dengan manajer suatu perusahaan ?
Jawab : hubungan yang mengatur antara tenaga kerja dengan manajer yaitu Manajemen sumber daya manusia, disingkat MSDM, yang artinya adalah suatu ilmu atau cara bagaimana mengatur hubungan dan peranan sumber daya (tenaga kerja) yang dimiliki oleh individu secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal sehingga tercapai tujuan (goal) bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat menjadi maksimal. Manajemen sumber daya manusia juga menyangkut desain dan implementasi sistem perencanaan, penyusunan karyawan, pengembangan karyawan, pengelolaan karier, evaluasi kinerja, kompensasi karyawan dan hubungan ketenagakerjaan yang baik.Manajemen sumber daya manusia melibatkan semua keputusan dan praktik manajemen yang memengaruhi secara langsung sumber daya manusianya. 

Selasa, 15 November 2011

tugas minggu ke 10

NAMA :   FAZAR TRANGGONO (22211753) 
                ANNISA AFRENTI
               NOVI ALVIONITA
               WIDYAWATI
              DESI FARADINA
KELAS : 1EB20
TUGAS MINGGU-10
1.       1. Sebutkan dan jelaskan metode pendekatan sumber daya manusia ?
Jawab : metode pendekatan sumber daya manusia meliputi : 
1.   Pendekatan Mekanis
  • Mekanisasi (otomatisasi) : mengganti tenaga kerja manusia dengan mesin
  • Pertimbangannya : ekonomis, kemanusiaan, efektif dan kemampuan lebih besar dan lebih baik
  • Keuntungannya : pekerja semakin terampil dan efektifitas semakin besar
  • Kelemahannya : pekerjaan membosankan para pekerja, mematikan kreatifitas dan kebanggaan mereka akan pekerjaannya
  Masalah yang timbul karena pendekatan mekanis :
  1. Pengangguran tekhnologis
  2. Keamananan Ekonomis
  3. Organisasi buruh/serikat kerja
  4. Kebanggaan dalam pekerjaannya
2.   Pendekaatan Maternalis
  • Dalam memberikan pengarahan kepada bawahannya manajer bertindak seperti bapak kepada anaknya
  • Bawahan diperlakukan dengan baik, fasilitas diberikan, bawahan dianggap sebagai anaknya
  • Akibat buruk : Karyawan menjadi manja dan malas sehingga produktifitas menurun
3.   Pendekatan Sistem Sosial
  • Memandang bahwa organisasi adalah suatu sistem yang kompleks yang beroperasi dalam lingkungan komplek
  • Manajer mengakui dan menyadari bahwa tujuan organisasi baru akan tercapai jika terbina kerjasama yang harmonis antar semua karyawan, bawahan dan atasan serta terjadinya interaksi yang baik
  • Setiap karyawan betapapun rendah kedudukannya harus mendapatkan penghargaan yang baik agar tujuan organisasi tercapai
  • Untuk mencapai tujuan yang optimal, hendaknya manajer menyadari bahwa ia membutuhkan bantuan, loyalitas dan berpatisipasi dari bawahannya.
  • Sebaliknya karyawan harus menyadari bahwa kebutuhannya akan dapat terpenuhi jika organisasi mendapat keuntungan

2.       2.     Untuk apa organisasi membuat rancangan kompensasi bagi karyawannya ?
Jawab :  Kompensasi merupakan segala sesuatu yang diterima karyawan sebagai pengganti kontribusi jasa mereka pada perusahaan. Dan organisasi membuat rancangan kompensasi  dengan tujuan untuk  memberikan rangsangan dan motivasi kepada tenaga kerja untuk meningkatkan prestasi kerja, serta efisiensi dan efektivitas produksi. Oleh karena itu, bila kompensasi diberikan secara benar,
3.    
          3.   Apa perbedaan analisis beban kerja dan analisis tenaga kerja ?
Jawab : analisa beban kerja merupakan analisa yang menekankan pada bagaimana suatu pekerjaan akan dilakukan dan kemampuan untuk mengantisipasi munculnya  suatu pekerjaan baru dimasa mendatang.  Dalam analis beban kerja diperlukan hal-hal sebagai berikut:
  1. Hasil analisis jabatan yang berupa informasi jabatan.
  2. Menetapkan jumlah jam kerja per hari.
  3. Adanya satuan hasil.
  4. Waktu penyelesaian dari tugas-tugas/produk.
  5. Adanya standar waktu kerja.
  6. Adanya beban kerja yang akan diukur.
  7. Perhitungan jumlah pegawai yang dibutuhkan.
Sedangkan analisis tenaga kerja adalah penilaian terhadap tenaga kerja yang ada dalam suatu departemen dan yang pindah ke dalam, melalui atau keluar dari departemen tersebut . analisis tenaga kerja meliputi jumlah tenaga kerja ,komposisi tenaga kerja,dan kualitas tenaga kerja.

4.       4.. Apa yang akan dilakukan karyawan jika terjadi ketidaksepakatan dengan perusahaan tempat mereka bekerja ?